global_02 フィルダコラム

インドネシア通信vol.23「偉大なボロブドゥール寺院」

皆さんはボロブドゥール寺院について聞いたことがありますか?
ボロブドゥール寺院は9世紀に建てられた世界最大の仏教寺院です。この寺院は、世界の七不思議の一つでした。現在、ボロブドゥールは、ユネスコの世界遺産リスト(WHL)の一つとして広く認知されています。この有名な仏教寺院はボロブドゥール地区、マゲランの南部、中部ジャワに位置しています。記念碑の中央ドームは石造りの建造物で9層に積み重ねられており、大きさは6㎡、3つの円形で構成されています。寺院は2672枚のレリーフパネルと504体の仏像で飾られています。ボロブドゥールは一年に一度、宗教儀式に使用され、インドネシアの仏教徒はこの記念碑でウェーサーカ祭を祝います。ボロブドゥールは、インドネシアの中で最も有名な観光地です。
2014年に、私は【のぞみイニシアティブ】と呼ばれるAIESECプロジェクトのチームリーダーでした。このプロジェクトの目的は、日本語の学習を通じて、日本の文化を紹介する事です。そして、【のぞみイニシアティブクラス】に日本のアイセック神戸-LCから富田 廣大氏が教師として参加してくれました。それと同時に、【ビョルイニシアティブ】と呼ばれる別のプロジェクトで、こちらは韓国語を学ぶためのプロジェクトでした。韓国からはリー・ユビンさんが参加してくれました。
プロジェクトの終了前に、彼らの休暇を利用して、私たちは観光で〈ジョグジャ〉に行きました。私たちは旅行の予算を節約するために車で行ったので〈マラン〉から〈ジョグジャ〉まで12時間もかかってしまいました。木曜日の午後10時に出発し、金曜日の午前8時にジョグジャに到着しました。
ボロブドゥール寺院は、ジョグジャ地区の外側に配置されており、マゲラン地区に位置しています。場所はジョグジャから約1時間の距離でだったので、午前9時にボロブドゥール寺院に到着しました。朝食後、私たちは寺院に登るための準備をしました。
週末の観光地は、それはそれは混雑していたので、頂上に到達するのに長い時間がかかりました。寺院の上から見た広がる丘が、緑の森林に覆われていてびっくりしました。
ボロブドゥール寺院で仏舎利塔については神話があります。仏舎利塔内部には銅像があり、その彫像に触れることができれば、願いは叶います。もちろん、私たちも仏舎利塔内部の彫像に触れようとチャレンジしましたが、どの彫像にも触れることができませんでした。人々は「その距離がどんなに短くても彫像に触れるのは難しい」と述べました。それは『神話の彫像のようなもの』だからです。
私たちは、ボロブドゥール寺院の周りの写真を撮り、寺院の上から景色を楽しみました。寺院内のレリーフ一つ一つ全てが、昔からの物語を持っています。富田氏とリー さんは、レリーフの構造や歴史のある物語に魅了されていました。暑くなってきたので私たちは寺院の頂上から降り、寺の近くの伝統的な市場を歩き回った後、私たちは昼食をとり、ジョグジャ地区へ戻りました。
これを読んでいるあなたがもし〈ジョグジャ〉に来る際は、ボロブドゥール寺院を訪問することをオススメします。寺院の構造体の美しさを楽しみ、また歴史について学んで下さい。







Bahasa Indonesia
Candi BorobudurPernahkah Anda mendengar tentang candi Borobudur?
Candi Borobudur adalah candi Buddha terbesar didunia yang dibangun pada abad ke-9. Candi ini pernah menjadi salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Saat ini Borobudur telah diakui sebagai salah satu dari daftar warisan dunia (World Heritage List / WHL) oleh UNESCO. Candi Buddha yang terkenal ini terletak di kecamatan Borobudur, Magelang selatan, Jawa Tengah. Monumen yang ada di candi ini terdiri dari sembilan platform yang ditumpuk, enam persegi dan tiga lingkaran, diatapi oleh kubah pusat. Candi ini dihiasi dengan 2.672 panel relief dan 504 patung Buddha. Borobudur masih digunakan untuk upacara keagamaan setiap setahun sekali, oleh umat Buddha di Indonesia. Biasanya digunakan untuk perayaan Waisak. Borobudur merupakan daya tarik wisata di Indonesia yang paling banyak pengunjungnya.
Pada tahun 2014, saya menjadi Ketua tim dalam AIESEC Project yang disebut dengan Nozomi Initiative. Tujuan dari project ini adalah untuk memperkenalkan budaya Jepang melalui belajar bahasa Jepang. Jadi, kami memiliki Exchange Participant sebagai guru ynag mengajar kelas Nozomi Initiative. Intern kami berasal dari AIESEC Kobe-LC, yang bernama Kodai Tomita. Pada saat yang sama, ada juga project lain yang disebut dengan Byul Initiative. Ini adalah project untuk belajar bahasa Korea dan Intern tersebut bernama Lee Yoo Bin yang berasal dari Korea.
Sebelum project ini berakhir, para Intern meminta liburan. Jadi, kami mengajak mereka pergi ke Jogja untuk berlibur. Kami pergi ke Jogja menggunakan mobil untuk menghemat anggaran perjalanan. Membutuhkan 12 jam dari Malang ke Jogja. Kami berangkat hari Kamis, pukul 10 malam dan tiba di Jogja pada Jumat pagi pukul 8 pagi. Sebebnarnya, candi Borobudur terletak di luar kawasan Jogja. Candi ini terletak di Kabupaten Magelang, sekitar 1 jam dari Jogja. Kami tiba di candi Borobudur pukul 9 pagi. Setelah sarapan, kami bersiap-siap menuju puncak candi Borobudur.
Karena saat itu adalah akhir pekan, sehingga banyak pengunjung yang datang. Butuh waktu yang lama untuk mencapai puncak karena padatnya pengunjung. Dari puncak candi Borobudur, kita bisa melihat pengunungan yang ditutupi oleh hutan hijau. Pemandangannya benar-benar menakjubkan. Ada mitos tentang stupa di candi Borobudur. Di dalam stupa terdapat sebuah patung, jika kita bisa menjangkau dan menyentuh patung tersebut, maka keinginan kita akan terwujud. Kami mencoba untuk menyentuh patung yang ada di dalam stupa, tetapi tidak ada satupun dari kami yang bisa menyentuh patung tersebut. Orang-orang mengatakan, sangat sulit untuk menyentuh patung itu, walaupun jaraknya sangat dekat. Ini termasuk patung yang mistis.
Kami berfoto di sekitar candi Borobudur dan menikmati pemandangan dari atas candi. Setiap relief pada candi memiliki cerita sejarah dari masa lalu. Kodai dan Yoo Bin benar-benar kagum pada struktur dan sejarah candi Borobudur. Karena cuaca semakin panas, kami berjalan turun dari candi. Setelah berjalan-jalan di sekitar pasar tradisional yang ada di dekat komplek candi, kami makan siang lalu kembali ke jogja.
Jika Anda datang ke Jogja, saya sangat merekomendasikan Anda untuk mengunjungi Candi Borobudur. Selain menikmati keindahan strukturnya, Anda juga bisa mempelajari tentang sejarah pembangunannya.English
The Great Borobudur Temple

Have you ever heard about Borobudur Temple?
The Borobudur Temple is the biggest Buddhist temple in the world built in 9th century. This temple was one of the 7 Wonders of The World. Currently Borobudur has been recognized as one of the World Heritage List (WHL) by UNESCO. This famous Buddhist temple is located at Borobudur District, South of Magelang, Central Java. The monument consists of nine stacked platforms, six square and three circular, topped by a central dome. The temple is decorated with 2,672 relief panels and 504 Buddha statues. Borobudur is still used for a religious ceremonies once a year, Buddhists in Indonesia celebrate Vesak at the monument, and Borobudur is Indonesia’s single most visited tourist attraction.
In 2014, I was a team leader of AIESEC Project called Nozomi Initiative. The aim of this project is to introduce Japanese culture through learning Japanese language. So, we had a Japanese Exchange Participants as a teacher for Nozomi Initiative class. The intern came from AIESEC Kobe-LC, his name is Kodai Tomita. At the same time, there was also another project called Byul Initiative. It was a project to learn Korean Language and the intern is Lee Yoo Bin from Korea.
Before the end of the project, the interns want to have a holiday. So, we went to Jogja for sightseeing. We went there by a car to save the travel budgets. It took 12 hours from Malang to Jogja by car. We departed on Thursday, at 10 pm and arrived in Jogja in the next morning at around 8 am. Actually, the Borobudur temple is located outside Jogja district. It is located in Magelang district, about 1 hour from Jogja. We arrived in the Borobudur temple at around 9 am. After breakfast, we headed to the temple and get ready to climb up the temple.
Since it was a weekend, there were a lot of visitors. It took a long time to reach the top because of the crowd. From the top of the temple, we could see a hill covered by a green forest. The scenery was really amazing from the top. There is a myth about the stupa in Borobudur temple. There is a statue inside the stupa, if we can reach those statue and touch it, then our wishes will come true. We tried to reach the statue inside the stupa, but none of us could touch the statue. People said, it’s hard to touch the statue eventhough the distance is short. It is a kind of mythical statue.
We took a lot of picture around the Borobudur temple and enjoy the scenery from the top of the temple. Every single relief in the temple has a story from the past. Kodai and Yoo Bin were really amazed with the structure and the history. Because the weather was getting hotter, we walked down from the temple. After walked around in the traditional market near the temple, we had a lunch and went back to Jogja district.
If you come to Jogja, I really recommend you to visit Borobudur temple. Beside enjoying the beauty of the structure, you can also learn about the history.