global_02 フィルダコラム

インドネシア通信vol.53 「イードムバラク・アドハ」

 2016年7月に世界中でイスラム教徒はイードムバラク・フィトル(断食明けの祭)、9月12日にはイードムバラク・アドハ(犠牲祭)を祝いました。『犠牲の饗宴』とも呼ばれるイードアルの饗宴は、毎年世界中で祝われるイスラム教の第二休日であり、神聖な日であると考えられます。男性・女性・子供もイードの祈りを実行するために最高の服に身を包みます。この伝統は、イードムバラク・フィトル(断食明けの祭)でも同じです。イスラム教徒はお祝いの朝にイードの祈り・親族の集まり・グリーティングカードのようなイードのカードを交換するためにモスクに向かいます。

犠牲祭で捧げられる動物は通常牛ですが、ラクダ、ヤギ、またはヒツジなど地域によって違うこともあります。犠牲となる動物は一定の年齢や品質の基準を満たす必要があり、健康な大人でなければなりません。それ以外は受け入れられないと考えられています。捧げられた肉は3つの部分に分けられます。ひとつは家庭のためのもの、ひとつは親族と友人のためのもの、そしてもうひとつは貧しい人々のためのものです。分けられる部分の量は任意で決めることができ、すべての肉を自分たちのものとして保管することもできますが、預言者ムハンマドのスンナに従って3つの部分を分けることが望ましい方法とされます。

私の近所では、4頭の牛と3匹のヤギが捧げられました。人々はイードの祈りの1時間後、捧げられた動物を屠殺し始めました。この行為は『クーバニ』として知られています。私の近所に住む人すべてが、クーバニの行程に立ち会うために集まっていました。基本的に男性は動物の屠殺を実行し、女性は肉を分割する役目をします。その後、切り分けられた肉は人々に配布されます。イスラム教徒ではない場合であっても、誰もが人々に肉を差し上げ、誰でも持って行くことができます。

Bahasa Indonesia
Hari Raya Idul Adha
Pada Juli 2016, muslim di seluruh dunia merayakan hari raya Idul Fitri dan pada hari Senin tanggal 12 September, kami merayakan hari raya idul Adha. Hari raya Idul Adha juga disebut “Pesta Qurban”. Ini adalah hari raya yang kedua bagi umat Muslim di seluruh dunia yang dirayakan setiap tahun, dan dianggap suci dari. Pria, wanita, dan anak-anak mengenakan pakaian terbaik mereka untuk melakukan shalat Idul Adha. Tradisi ini sama dengan Idul Fitri. Perayaan dimulai dengan umat Muslim pergi ke Masjid untuk shalat Idul Adha, pertemuan keluarga dan bertukar kartu ucapan.
Hewan kurban biasanya sapi, tetapi juga bisa unta, kambing, atau domba tergantung pada daerah masing-masing. Hewan kurban harus memenuhi usia dan kualitas standar tertentu atau hewan kurban tersebut tidak dapat diterima. Hewan kurban harus yang sudah dewasa dengan kesehatan yang baik.
Daging dari hewan yang dikorbankan dibagi menjadi tiga bagian. Pertama untuk satu keluarga, kedua untuk kerabat dan teman-teman, dan ketiga untuk orang miskin dan yang membutuhkan. Pembagian daging kurban ini adalah murni opsional, semua daging dapat disimpan oleh diri sendiri atau dapat dibagikan. Namun metode berbagi daging kurban kepada orang miskin atau yang membutuhkan ini sesuai sunnah nabi Muhammad.
Di lingkungan saya, ada empat ekor sapi dan tiga ekor kambing sebagai hewan kurban. Satu jam setelah shalat Idul Adha dilakukan, orang-orang mulai menyembelih hewan kurban. Tindakan ini dikenal sebagai Qurbani. Semua orang di lingkungan saya berkumpul untuk menyaksikan proses Qurbani. Biasanya, pria akan bekerja menyembelih hewan dan wanita membantu untuk memotong dan membagi daging. Setelah itu, daging akan dibagikan kepada orang-orang. Daging bisa dibagikan ke siapa pun, bahkan jika mereka bukan Muslim.

English
Eid Mubarak Al-Adha
On july 2016, muslim in all over the world celebrated Eid Mubarak Al-Fitr and this Monday, september 12th , we celebrated Eid Mubarak Al-Adha. Eid Mubarak Al-Adha or Eid Al-Adha is also called the “Sacrifice Feast”. This is the second of two Muslim holidays which is celebrated worldwide every year, and is considered a holy day. Men, women, and children are dressed in their finest clothing to perform Eid prayer. This tradition is same as Eid Al-Fitr. The celebrations commence with Muslims going to the Mosque for Eid prayer in the morning, family gatherings and the exchanging of cards.
The sacrificed animals are usually a cow, but can also be a camel, goat, or sheep depending on the region. The sacrificed animals have to meet certain age and quality standards or else the animal is considered an unacceptable sacrifice. The animal must be an adult and in good health.
The meat from the sacrificed animal is divided into three parts. One for the household, one for relatives and friends, and one for the poor and needy. Though the division is purely optional, the preferred method as per sunnah of Muhammad is dividing it in three parts.
In my neighborhood, there are four cows and three goats as the sacrificed animals. One hour after performed Eid prayer, people began slaughtering the sacrificial animals. This act is known as qurbani. All of the people in my neighborhood were gathered to witness the qurbani process. Usually, men will perform slaughtering the animals and women help to cut and divide the meat. After that, the meat will be distributed to the people. The meat can go to anyone, even if they’re not Muslim themselves.